Di Balik
Kokohnya Bangunan Tua
Posting by : Desy
Bangunan
tua yang terletak tepat disebrang stasiun kota ini mempunyai keunikan
tersendiri yang tidak dipunyai oleh bangunan tua lainnya yang ada disekitar
situ. Begitu banyak pengunjung yang datang ke tempat itu setiap
harinya.Bangunan yang sudah tua, yang mulai ditinggalkan orang-orang ini
ternyata menyimpan segudang keunikan yang menarik. Dengan berbagai fasilitas
dan kegiatan yang ditawarkan ditempat itu, membuat para pengunjung tertarik
untuk datang ke tempat itu .
Berdiri
sejak tahun 1933 yang dibangun oleh bangsa Belanda yang pada zaman itu
digunakan sebagai tempat untuk menyimpan uang, pada saat ini dgunakan sebagai
tempat untuk menyimpan barang-barang sejarah. Diantaranya seperti
peralatan-peralatan untuk menyimpan uang, fotocopy ,alat fax dan sebagainya di
simpan di tempat itu dan berguna juga untuk memberikan pengetahuan kepada
semua orang .
Dengan
jumlah pengunjung 100-200 orang setiap harinya ,membuat para pengelola tempat
itu berinisiatif untuk memberikan sesuatu yang berbeda dari tempat itu ,agar
lebi banyak lagi orang yang ingin datang ke tempat itu. Dengan mengadakan
beberapa kegiatan di tempat itu seperti nge-band, membuat keramik dan membatik
membuat orang-orang tertarik untuk mengikuti nya, dengan ditambah adanya
fasilitas wi-fi dan café di dalam tempat itu membuat orang-orang juga nyaman
dan betah berada di dalam sana dengan waktu yang lama .

Semakin
berkembang nya zaman dan teknologi yang semakin canggih, para pengelola museum
itu juga memperkenalkan Museum Bank Mandiri melalui social media seperti
Twitter ataupun Facebook. Sehingga semakin banyak orang yang mngetahui tentang
kegiatan-kegiatan yang ada di sana .Pada hari-hari tertentu juga diadakan acara
nonton bareng di dalam museum itu, untuk mengenal sejarah yang tersimpan dr
museum itu .
Dengan
ada nya semua kegiatan-kegiatan itu dan fasilitas-fasilitas yang ada, terlihat
sekali bahwa usaha dan kerja keras para pengelola tidak sia-sia. Semenjak
kegiatan itu dilakukan pengunjung museum itu bisa mencapai 500 orang setiap
harinya dan 1000 orang untuk hari libur. Dan terlihat semakin banyak juga orang
yang mengenal sejarah Museum Bank Mandiri.